Kamis, 29 Juni 2017

[Dunia] China Sumbangkan Senjata untuk Tentara Filipina

Untuk Perangi Militan https://s.kaskus.id/images/2017/06/28/627550_20170628040707.jpg[Maxdefense]

Pemerintah China, Rabu (28/6/2017), mendonasikan ribuan pucuk senapan kepada pemerintah Filipina untuk membantu militer negeri itu yang sedang menghadapi kelompok militan pro-ISIS di kota Marawi.

Pengiriman senapan serbu dan senjata penembak jitu serta amunisi merupakan bantuan militer pertama dari China sejak Presiden Rodrigo Duterte mulai mendekati Beijing.

"Pengiriman persenjataan bernilai 50 juta yuan (Rp 98 miliar) ini merupakan era baru hubungan antara Filipina dan China," ujar Duterte.

Pertempuran di kota Marawi yang sudah berlangsung hampir selama satu bulan itu telah menewaskan 290 orang anggota militan dan 70 orang tentara.

https://scontent-sin6-2.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/19429901_565584040278924_6007481556114756859_n.jpg?oh=288660e0a1dce29e15403d75491689d2&oe=59DCCF38Sementara, sebagian besar dari 200.000 penduduk Marawi mengungsi dan hampir semua bangunan di kota itu hancur.

"Kami nyaris menyerah karena kekurangan peralatan. Untunglah kami memiliki teman baik seperti China yang sangat memahami kami," ujar Dutuerte.

Duterte selama ini enggan mengakui adanya bantuan militer Amerika di Marawi. Dia selalu mengatakan tak tahu menahu tentang bantuan AS terhadap pasukan Filipina di Marawi.

Sementara itu, Dubes China untuk Filipina Zhao Jianhua mengatakan, gelombang kedua pengiriman senjata ke Filipina akan segera dilaksanakan.

"Sumbangan ini tak terlalu besar tetapi sangat bernilai karena menandai era baru hubungan antara militer kedua negara," ujang Jianhua.

"China akan membuka peluang latihan bersama, berbagai informasi intelijen, dan latihan bersama di kawasan tempat perang melawan teroris," tambah dia.

  Kompas  

[Dunia] Liburan Pakai Jet Tempur

✈ Jenderal di Perancis Terancam SanksiIlustrasi jet tempur Perancis [telegraph]

Seorang jenderal angkatan udara di Perancis dilaporkan kerap menggunakan jet latihan militer untuk pulang ke kampung halamannya. Akibat ulahnya tersebut, pemerintah Perancis akan melakukan investigasi. Ancaman sanksi menanti sang jenderal.

Seperti dikutip dari AFP, Rabu (28/6/2017), majalah satir Canard Enchaine melaporkan, ada jenderal yang menggunakan jet militer hanya untuk pergi liburan ke kampung halamannya. Jarak yang ditempuh dari perjalanan tersebut berkisar 600 km dan menghabiskan 800 liter bahan bakar.

Sementara itu, Jenderal Richard Reboul, pejabat Angkatan Udara (AU) Perancis, dilaporkan kerap menggunakan jet tempur AU di luar tugas kemiliteran dalam beberapa tahun belakangan. Laporan itu menyebut Reboul sering berpergian dari kediamannya di Bordeaux ke Salon-de-Provence.

Bahkan, dalam laporan tersebut, dikatakan Reboul turut membawa rombongan kecil tentara dalam perjalanannya itu. Menteri Pertahanan Perancis Florence Parly dengan tegas meminta investigasi dilakukan atas laporan itu.

"Informasi soal penyalahgunaan pesawat militer oleh pejabat militer senior telah menarik perhatian menteri pertahanan," kata Parly.

Jika laporan majalah tersebut terbukti, Reboul dapat disanksi. "Akan ada konsekuensi jika klaim-klaim tersebut terbukti," tegasnya. (gbr/dkp)

  detik  

[Video] Indonesia Bersama Skadron TNI AU

Liputan NETtv

  ★ Youtube  

Rabu, 28 Juni 2017

[Teror] Helikopter Serang Mahkamah Agung Venezuela

Maduro berang http://www.aljazeera.com/mritems/imagecache/mbdxxlarge/mritems/Images/2017/6/28/2a69c680f0d94a37abc86d4586d91663_18.jpgHelikopter penebar teror di Venezuela [aljazeera]

Helikopter polisi Venezuela menyerang Mahkamah Agung pada Selasa, meningkatkan kemelut politik negeri itu. Presiden Nicolas Maduro menyebut aksi tersebut sebagai serangan teroris.

Pemimpin sosialis berusia 54 tahun itu, yang menghadapi tiga bulan unjuk rasa oposisi serta perbedaan pendapat dari dalam pemerintahannya, mengatakan bahwa helikopter tersebut menembak ke arah gedung peradilan itu dan juga melemparkan beberapa granat.

Beberapa saksi melaporkan bahwa mereka mendengar sejumlah ledakan di pusat kota Karakas, tempat Mahkamah Agung, yang mendukung Maduro, istana presiden dan bangunan pemerintahan utama lain berada.

Helikopter itu juga terbang di atas gedung Kementerian Dalam Negeri, kata Maduro dalam pernyataan.

"Secepatnya, kami akan menangkap helikopter itu dan yang berada di belakang serangan teroris bersenjata terhadap lembaga negara ini," katanya.

Mahkamah Agung sangat dibenci oleh lawan Maduro atas deretan putusan yang memperkuat kekuasaannya serta melemahkan badan legislatif yang dikuasai oposisi.

"Terdapat kegiatan sosial yang sedang berlangsung di Mahkamah Agung. Serangan mereka dapat menyebabkan puluhan korban tewas," kata Maduro terkait serangan helikopter itu.

Pemimpin oposisi telah lama menyerukan kepada pasukan keamanan Venezuela untuk berhenti menaati presiden yang mereka sebut sebagai diktator pembunuh.

Namun ada juga beberapa spekulasi di media sosial, di antara pendukung oposisi bahwa serangan helikopter bisa saja terjadi untuk membenarkan penindasan atau menyelimuti drama di Majelis Nasional Venezuela, di mana dua puluhan anggota parlemen mengatakan bahwa mereka dikepung oleh kelompok-kelompok pro-pemerintah.

Sebelumnya pada Selasa, Maduro memperingatkan bahwa dia dan pendukungnya akan mengangkat senjata jika pemerintah sosialisnya digulingkan oleh lawan yang telah melakukan aksi jalanan sejak April. Sedikit-dikitnya 75 orang tewas dalam kerusuhan tersebut.

"Jika Venezuela terjun ke dalam kekacauan dan kekerasan serta Revolusi Bolivarian hancur, kami akan berperang. Kami tidak pernah menyerah dan yang tidak dapat dilakukan dengan pemungutan suara, kami akan lakukan dengan senjata. Kami akan membebaskan tanah air dengan senjata," katanya.


  ★ Antara  

[Dunia] Presiden Suriah Kunjungi Pangkalan Udara Rusia

http://defence-blog.com/wp-content/uploads/2017/06/19510674_1493089237421436_2552080676938388234_n-696x462.jpgPenampakan kendaraan tempur Terminator II di saksikan Presiden Al Assad di Suriah [Defence Blog]

Presiden Suriah Bashar al-Assad pada Selasa muncul di sebuah pangkalan udara Rusia di Hmeymim, Suriah barat.

Kunjungan itu merupakan yang pertama kalinya ia lakukan ke pangkalan, yang menjadi tempat jet-jet Rusia mengerahkan dukungan bagi pemerintahan Bashar dalam peperangan.

Foto-foto yang beredar memperlihatkan pemimpin Suriah tersebut berada di kokpit sebuah pesawat tempur Rusia Sukhoi SU-35, juga sedang memeriksa persenjataan, personel serta kendaraan-kendaraan antipeluru di sebuah pangkalan di dekat Latakia.

Bashar didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Bersenjata Rusia Jenderal Valery Gerasimov, demikian menurut laporan kantor berita SANA.

http://cimg.antaranews.com/lampung/2017/06/ori/20170628rusia.jpgPangkalan tersebut telah menjadi tumpuan upaya militer Moskow dalam mendukung Bashar sejak 2015. Pada tahun itu, pasukan angkatan udara Rusia mulai membombadir para pemberontak yang mengancam kekuasaan pemimpin Suriah itu. Dalam perang, Bashar juga disokong oleh Iran.

Bashar dalam beberapa hari belakangan ini telah mengelilingi daerah-daerah di utara dan barat laut Damaskus.

Pada Minggu, ia menjalankan Shalat Id di kota Hama. Ia mengunjungi kota tersebut untuk yang pertama kalinya sejak konflik mulai terjadi.

Bashar juga mendatangi para tentara di daerah pedesaan Hama dengan didampingi oleh istrinya, Asma, dan anak-anak mereka, kata kantor berita negara dalam laporannya, Selasa, demikian Reuters melaporkan.


  ★ Antara  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...